Matematika dan Media Pembelajarannya.


Matematika adalah pengetahuan, pemikiran dan pembelajaran. Hakikat matematika  yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi. Dimana, dalam teori  tersebut ontologi yaitu pengetahuan tentang segala sesuatu. Sedangkan epistemologi yaitu membicarakan tentang cara mendapatkan pengetahuan tersebut. Dan aksiologi adalah membicarakan tentang kegunaan pengetahuan tersebut.
Konsep matematika diawali dari permasalahan di dunia nyata, selanjutnya melalui abstrak dan formalisasi, disini siswa dapat mengembangkan konsep matematika menjadi lebih lengkap. Pada akhirnya siswa dapat mengaplikasikan konsep matematika ke dalam dunia nyata, dan kembali lagi ke permasalahan di dunia nyata, siswa dapat mengaplikasikan konsep matematika menjadi lebih bermakna.
Pendekatan matematika terdapat matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Dimana matematika horizontal, siswa dapat memulai dari soal-soal konteks dan kemudian mereka memecahkan masalah sendiri dengan menguraikan dengan simbol-simbol yang di buat sendiri sesuai dengan konteks yang terdapat sebelumnya. Sedangkan matematisasi vertikal, siswa belajar dari soal-soal, namun soal-soal terssebut lama kelaman akan menemukan struktur tertentu yang dapat digunakan untuk memecahkan soal tersebut tanpa bantuan konteks dalam soal.
Media pembelajaran matematika terdapat unsur-unsur di dalamnya, yaitu dari Sumber pesan (ini bisa dilakukan oleh guru sebagai narasumber). Kemudian Media (ini bisa bermacam-macam, bisa dengan buku, atau media pembelajaran lainnya, seperti yang akan dibahas dalam kuliah ini yaitu media pembelajaran berbasis ICT). Selanjutnya Penerima pesan (ini bisa diartikan sebagai murid atau siswa) dan yang terakhir adalah Umpan Balik, dimana umpan balik ini adalah pengaplikasian matematika di dunia nyata.
Pada generasi digital, seperti halnya siswa pada saat ini memiliki banyak karakteristik. Dimana karakteristik tersebut menjelaskan bahwa pada saat ini siswa lebih aktif dan menyukai hal-hal yang instan. Salah satu yang menjadi pilihan media adalah multimedia. Siswa lebih tertarik mempelajari hal-hal dengan media. Contoh media pun sangat banyak, bisa melalui televisi, entertainment dam lain-lain.
Selama ini, siswa menganggap matematika adalah hal yang menakutkan bahkan sebagian siswa tidak menyukai pelajaran ini karena sulit. Sebenarnya, matematika bisa saja menjadi menyenangkan jika media pembelajarannya inovatif. Media pembelajaran matematika pun beragam. Bisa dari buku, internet, komputer dan pemogramannya. Dan masih banyak lagi.
Mungkin sebagian siswa menganggap matematika sulit karena mereka belum menemukan bagian menyenangkan dari matematika.


Komentar